My friend

Selasa, 18 Agustus 2009

news national

. Selasa, 18 Agustus 2009

Akhir Jabatan, Jadwal SBY & JK Harus Diatur

JAKARTA - Jelang masa kampanye pemilu presiden di saat akhir masa jabatan presiden dan wakil presiden, sebaiknya jadwal kegiatan dan cuti keduanya harus diatur agar tidak mengganggu kepentingan negara.

"Seharusnya jadwal presiden dan wakil presiden ada pola pengaturan, sehingga tidak mengganggu," ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (26/5/2009).

Jadwal yang diatur ini juga termasuk bagi Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa dan juga Menteri Perindustrian Fahmi Idris yang keduanya adalah ketua tim sukses masing-masing pasangan capres-cawapres, SBY-Boediono dan JK-Wiranto.

"Ya ini termasuk untuk Pak Mensesneg dan Pak Fahmi Idris. Kalau tidak diatur, kasihan rakyat," ungkapnya.

Tjahjo mengimbau agar kursi presiden dan wakil presiden jangan sampai terus kosong. "Ya iya donk, seharusnya saat kunjungan kerja resmi harus ada pembagian tugas," pungkasnya.


Pedagang Pasar Minta Carrefour Pluit Dipindah

JAKARTA - Ratusan pedagang pasar tradisional yang tergabung dalam aliansi masyarakat Jakarta, berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/5/2009). Para pedagang ini mendesak pemerintah DKI menindak tegas PT Carrefour Indonesia yang dinilai telah melakukan pelanggaran.

Selain meminta perlindungan pemerintah DKI, mereka juga mendesak manajeman Carrefour untuk memindahkan unit usaha mereka dari Mega Mal Pluit.

Koordinad Aliansi Masyarakat Jakarta Rico Sinaga mengatakan, keberadaan Carrefour Mega Mal Pluit menimbulkan keresahan di kalangan pedagang pasar tradisional, yang selama ini menggantungkan hidup di kawasan itu.

"Ini juga berdampak pada menurunnya tingkat pendapatan serta rendahnya hasil penjualan pedagang pasar," kata Rico di kawasan Balai Kota.

Para pedagang pasar tradisional ini juga menuding adanya indikasi perilaku ekonomi pengelola Carrefour yang mengarah pada monopoli perdagangan, yang menutup akses pedagang bermodal kecil.

Carrefour, kata dia, telah melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2002 tentang perpasaran swasta di Provinsi DKI, sekaligus Perpres Nomor 112 Tahun 2007 tentang jarak pendirian supermarket maupun toko modern dengan pasar tradisional.

"Letak Carrefour Pluit lokasinya kurang dari 2,5 kilometer dari Pasar Muara Karang," katanya.

Selain berorasi dan melakukan pernyataan sikap, membentangkan sejumlah spanduk antara lain bertuliskan, "Pasar dalam negeri harus diperkuat, Carrefour harus tutup".

Setelah berunjuk Balai Kota para pedagang ini melanjutkan aksi mereka ke DPRD DKI dan perwakilan mereka bertemu dengan sejumlah anggota DPRD. Usai bertemu anggota DPRD, mereka yang menggunakan lebih dari 20 bus ini rencananya akan berunjuk rasa di Carrefour Lebak Bulus, untuk meminta pertanggungjawaban PT Carrefour.

Korban Tawuran Ciputat Meninggal Dunia

PAMULANG - Korban tawuran antarkelompok pemuda di Ciputat dini hari tadi, akhirnya meninggal dunia. Abdul Ghofur alias Khalik (30) menghembuskan napas terakhirnya sekira pukul 07.00 WIB di RS Fatmawati, Jakarta, Selasa (26/5/2009).

Khalik, warga RT 03 RW 10 Kampung Kedaung, Jalan Mesjid Darussalam Pamulang, Tangerang, Banten, tewas dengan kondisi mengenaskan setelah tak lagi dapat bertahan. Dia menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok pemuda Kemblar Latar saat tertinggal oleh rekan-rekannya yang melarikan diri dari arah Sawangan ke Ciputat.

Menurut salah satu rekan korban, Galih, motor yang dikendarai Khalik tiba-tiba mogok. Kelompok pemuda Kemblar Latar pun menghampiri dan memukulinya ramai-ramai.

"Sebelumnya, Kemblar Latar dan Barisan Muda Betawi sudah tawuran di Sawangan Depok. Karena jumlah massa Kemblar Latar lebih banyak, ada 400 orang. Sedangkan BMB hanya 50 orang," tutur Galih saat ditemui di kediaman Khalik siang ini.

Melihat kondisi Khalik sudah terkapar tak berdaya, gerombolan Kemblar Latar pun meninggalkannya di jalan. Khalik pun langsung dilarikan ke RS Gaplek Pamulang.

"Tapi peralatannya tidak lengkap, makanya dia kemudian dipindahkan ke rumah sakit fatmawati," lanjut Galih.

Sekira pukul 01.00 WIB dini hari, dua kelompok massa Barisan Muda Betawi dan Kemblar Latar terlibat tawuran. Awalnya tawuran terjadi di Sawangan Depok, kemudian berlanjut ke Ciputat.

Pascatawuran dini hari tadi, saat ini polisi dari Sektor Ciputat dibantu Resort Jakarta Selatan masih berjaga-jaga di TKP. Mobil dan motor patroli terus berkeliling untuk mengantisipasi adanya tawuran lanjutan setelah kabar kematian Khalik.

Rumah Sakit Terbakar, 8 Tewas

ISTANBUL - Delapan orang tewas saat Rumah Sakit Sevket Yilmaz di kota barat laut Turki, Bursa, terbakar. Insiden terjadi pada Senin malam karena adanya problem kelistrikan di salah satu departemen di rumah sakit itu.

Gubernur Bursa Sahabettin Harput mengatakan asap tebal dari nyala api menyebar ke unit perawatan intensif di rumah sakit. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (26/5/2009).

Namun Harput belum bisa memastikan apakah kedelapan korban tewas karena menghirup asap atau karena matinya sistem penopang hidup yang terpasang di tubuh mereka. Dia juga mengatakan, tiga di antara korban tewas adalah perempuan.

Sebanyak 44 orang dievakuasi dari rumah sakit itu dan mendapatkan perawatan di 10 rumah sakit lainnya.selasa 26 mei 2009

Ratusan Warga Blokir Jalan & Bakar Ban di Bekasi

BEKASI - Ratusan warga Kampung Benda, Jati Rasa, Jati Asih, Kota Bekasi, melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Raya Pondok Gede Permai. Dalam aksinya mereka memblokir jalan dan membakar ban.

Warga juga membentangkan spanduk protes terhadap butanya Pemerintah Kota Bekasi, terhadap perbaikan akses jalan yang rusak parah. Meski demikian, dalam aksi ini tidak tampak pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Wagra memblokir jalan karena sudah satu tahun lebih tidak diperbaiki. Pemerintah Kota Bekasi hanya mengumbar janji. Pemblokiran jalan mengganggu aktivitas warga setempat dan aktivitas para pengguna jalan.

Kusumo, warga setempat mengungkapkan, di sepanjang Jalan Raya Pondok Gede Permai, Jati Asih, kerusakan jalan mencapai 5 kilometer. "Banyak pengguna roda dua yang terjatuh," ungkap Kusumo di lokasi unjuk rasa, Senin (18/5/2009).

Sementara itu, sebagai langkah untuk meminimalisasi korban berjatuhan, warga setempat melakukan swadaya perbaikan dengan cara mengururuk ruas jalan yang berlubang dengan batu sirtu.

Warga juga berjanji akan melakukan aksi unjuk rasa kembali dengan massa yang lebih banyak, bila pemerintah tidak secepatnya memperbaiki jalan rusak itu.

4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Wiyoto Wiyono

JAKARTA - Akibat kurang menjaga jarak, empat kendaraan tabrakan beruntun di ruas Tol Wiyoto Wiyono, KM 16.00 tepatnya di Warakas arah Pluit, Senin (18/05/2009).

Informasi yang didapat dari Brigadir Fahmi petugas PJR dengan nomor punggung 925 ke TMC, Dit Lantas Polda Metro Jaya, peristiwa ini terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas dari arah Warakas menuju Pluit tersendat.

Fahmi menambahkan, keempat mobil yang terlibat kecelakaan antara lain BMW B 1949 JW, Innova B 8851 UF, mobil boks B 9831 JX dan Innova B. 1929 AB. "Kecelakaan ini terjadi, diduga akibat kurang bisa menjaga jarak," kata Fahmi seperti dilansir TMC Polda Metro Jaya.

Beruntung tidak ada korban Jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya menimbulkan kerugian materi saja.



Guru Spiritual Minta Antasari Terus Berdoa

JAKARTA - Guru Spiritual Ketua KPK Nonaktif KPK Antasari Azhar, Habib Hamid siang tadi mendatangi ruang tahanan narkoba Polda Metro Jaya. Dalam pertemuan itu, Antasari hanya diminta terus berdoa untuk keselamatannya.

"Saya hanya menyampaikan pesan agar dia tidak lupa untuk terus berdoa," ujarnya sesaat setelah keluar dari tahanan narkoba Polda Metro Jaya, Senin (18/5/2009).

Menurut Hamid, konidisi Antasari hingga kini baik-baik saja. "Sehat-sehat saja, tidak ada yang dikeluhkan. Dia hanya minta doa-doa, walaupun tidak ada doa-doa khusus," imbuhnya.

Meski Antasari sudah sejak lama menjadi muridnya dan kerap melakukan curhat tentang apa pun yang tengah dihadapinya, namun saat pertemuan itu Antasari tidak mengeluhkan apa pun. "Biasa saja. Enggak ada curhat-curhat khusus," katanya.

Hamid yang saat itu mengenakan kemeja biru dengan setelah celana gelap itu mengaku, menjadi guru spiritual Antasari, sejak pria berkumis itu tugas di Riau.

"Sering ada bimibngan rohani. Namanya juga orang Islam," ucapnya.

A

ATM BNI Dibobol, Kawanan Maling Gondol Rp111 Juta

JAKARTA - Kawanan maling spesialis pembobol ATM kembali beraksi. Kali ini yang menjadi targetnya adalah ATM BNI di Jalan Meruyung, Limo, Depok. Atau tepatnya di seberang jalan tak jauh dari Masjid Kubah Emas.

Menurut Kapolses Limo AKP Joko Suryono, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kawanan maling berhasil membawa kabur uang dari ATM BNI sebesar Rp111 juta. "Terjadi sekira pukul empat pagi tadi," ungkap Joko di Depok, Senin (18/5/2009).

Dia menjelaskan, ATM tersebut berada tersendiri di dekat sebuah kios. Tempatnya terbuka, karena berada di pinggir jalan. Namun ATM ini tidak beroperasi 24 jam dan tidak mendapat penjagaan ketat dari petugas.

"Kita kesulitan untuk mengidentifikasi karena tidak dilengkapi kamera CCTV," ujar Joko yang menambahkan sudah ada tiga saksi yang dimintai keterangan terkait aksi pembobolan ATM tersebut.

Dia menambahkan, dari keterangan saksi, sekira pukul 04.00 WIB, ada sebanyak enam orang yang tidak dikenal mondar-mandir di sekitar lokasi ATM tersebut. Namun warga tidak curiga, bila meraka adalah kawanan maling.

Aparat kepolisian masih melakukan olah TKP untuk mengungkap kasus ini, sedangkan di TKP sudah dipasangi police line.

Korban Sudah 6.500, Flu Babi Belum Pandemi

JENEWA - Virus flu babi telah menyebar di lebih dari 30 negara dengan jumlah korban terinfeksi mendekati 6.500 dan korban meninggal dunia 65 orang. Namun hingga kini Badan Kesehatan Dunia (WHO) masih belum menetapkan wabah itu sebagai pandemi.

Keiji Fukuda, pelaksana asisten direktur jenderal WHO, mengatakan lembaganya masih menjaga status siaga flu babi di level lima, atau tertinggi kedua. Fase 5 menunjukkan bahwa pandemi sudah semakin dekat.

"Jika kami melihat perubahan yang hebat, maka kami akan mengumukannya kepada dunia," kata dia dalam jumpa pers di Jenewa, seperti dilansir Reuters, Jumat (15/5/2009). "Ini adalah keadaan yang serius dan membutuhkan pengawasan yang ketat."

Saat ini pun para produsen vaksin terkemuka seperti GlaxoSmithKline, Sanofi-Aventis, Novartis, dan Baxter International masih menunggu petunjuk dari WHO, apakah perlu membuat vaksin untuk pandemi, atau cukup untuk flu musiman.

WHO menaikkan level peringatan bahaya flu babi dari level empat ke level lima pada Kamis 30 April lalu. Artinya virus itu telah menyebar dari manusia ke manusia, dan terjadi setidaknya di dua negara. Level tertinggi adalah level enam, yaitu jika terjadi pandemi global.

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), hingga Kamis 14 Mei, sebanyak 33 negara telah melaporkan 6.497 kasus influenza A (H1N1). Meksiko melaporkan 2.446 kasus yang sudah terkonfirmasi di laboratorium, termasuk 60 orang meninggal dunia. Amerika Serikat melaporkan 3.352 kasus, termasuk tiga tewas. Kanada melaporkan 389 kasus, termasuk satu tewas. Kosta Rika melaporkan delapan kasus, termasuk satu meninggal dunia.

Sementara negara-negara berikut melaporkan kasus yang sudah terkonfirmasi laboratorium hingga 14 Mei, namun tidak ada korban meninggal dunia:

Argentina (1), Australia (1), Austria (1), Brasil (8), China (4), Kolombia (7), Kuba (1), Denmark (1), El Salvador (4), Finlandia (2), Prancis (14), Jerman (12), Guatemala (3), Irlandia (1), Israel (7), Italia (9), Jepang (4), Belanda (3), Selandia Baru (7), Norwegia (2), Panama (29), Polandia (1), Portugal (1), Republik Korea (3), Spanyol (100), Swedia (2), Swiss (1), Thailand (2), dan Inggris (71).

Flu Babi Sampai ke Turki

ISTANBUL - Turki menambah daftar panjang negara dengan kasus flu babi di dunia, setelah seorang pria yang tiba di bandara Istanbul dinyatakan positif terinfeksi virus flu H1N1.

Diberitakan Reuters, Sabtu (16/5/2009), pria yang tidak disebutkan status kewargenagaraanya itu tiba di Istanbul Sabtu ini, dari Amerika Serikat. Pesawat yang membawanya sempat transit di Amsterdam, Belanda.

Departemen Kesehatan Turki menyebutkan, saat tiba di Bandara Internasional Ataturk, pria itu dipastikan positif terjangkit H1N1. Rencananya pria itu akan melakukan perjalanan ke Irak.

Sudah 36 negara yang mengonfirmasi kasus flu H1N1. Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, jumlah korban yang terinfeksi di seluruh dunia mencapai 7.520 orang.


Tahan Antasari, Ditreskrimum Pertaruhkan Reputasi

JAKARTA - Penetapan status tersangka hingga penahanan Antasari Azhar hingga kini masih menuai kontroversi, lantaran dianggap tidak memiliki bukti kuat atas keterlibatan Antasari dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iriawan menegaskan, pihaknya memiliki bukti yang bisa digunakan untuk menahan Ketua KPK nonaktif itu. Bahkan dia siap mempertaruhkan reputasinya.

"Saya berani menahan berarti ada bukti. Ngapain kita bicara banyak, penyidik kita punya alat bukti. Saya pertaruhkan reputasi saya," ujar Iriawan usai salat Jumat di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (15/5/2009).

Sementara itu, rekaman CCTV yang disita polisi dari rumah tersangka lain, Sigid Haryo Wibisono diakui Iriawan bisa dijadikan bukti. "Alat itu bisa dibaca dan kalau berkaitan dengan kasus ini maka bisa dijadikan alat bukti," ungkapnya.

Penyitaan CCTV itu dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang pernah berkunjung ke rumah Sigid di Jalan Pati Unus, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, termasuk Antasari Azhar.

Disinggung kemungkinan motif lain yang mendasari kasus ini, dia enggan menjelaskan.

"Saya hanya menangani kasus Pasal 340 saja, yaitu pembunuhan berencana, dan tidak menangani kasus lain atau money laundering," pungkasnya.
(lsi)


SBY, Trah Majapahit dengan Karir Politik Bak Roket

JAKARTA - Jenderal TNI Purn Dr H Susilo Bambang Yudhoyono atau populer dengan panggilan SBY, adalah perwira militer kedua yang menjadi Presiden Republik Indonesia. Siapa sangka jenjang karir politiknya melesat begitu cepat, ketika pertama kali menjejakkan karir politik dengan menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi di masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid, 1999 silam.

Sus, begitu SBY dipanggil kedua orangtuanya, lahir di Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia, 9 September 1949 silam, dari pasangan Raden Soekotjo dan Siti Habibah. Dari ayahnya, silsilahnya tersambung hingga Pangeran Buwono Keling dari Kerajaan Majapahit dengan RM Kustilah, yang merupakan keturunan Gusti Bandoro Ayu (putri Sri Sultan Hamengkubuwono III).

Usai menjalani pendidikan hingga jenjang sekolah menengah tingkat atas, SBY memilih pendidikan militer sebagai pilihan profesinya di masa mendatang. Militer rupanya bukan pilihan yang salah untuk karirnya ke depan. Tahun 1973, saat lulus dari Akademi Militer Indonesia, SBY mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa sebagai murid lulusan terbaik dan Tri Sakti Wiratama yang merupakan prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan intelek. Setahun kemudian, periode 1974-1976, SBY memulai kariernya di Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad. Tahun 1976, SBY dikirim ke Airborne School dan US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas), Airbone and Ranger Course (Fort Benning) Amerika Serikat.

Kariernya kemudian terhitung cukup lancar, hingga periode 1988-1989, SBY pun kembali mendapatkan kesempatan untuk meneruskan pendidikan militer di Sekolah Komando Angkatan Darat dan di US Command and General Staff College pada tahun 1991. Setelah menjabat beberapa jabatan dan sempat menjadi Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina pada 1995-1996, tahun 1997 diangkat sebagai Kepala Angkatan Bersenjata dan Staf Urusan Sosial dan Politik, dan menjadi Ketua Fraksi ABRI pada 1998, SBY pensiun dari kemiliteran pada karena pengangkatannya sebagai menteri dalam kabinet Presiden Abdurrahman Wahid.

Namun pada awal karir politiknya tidaklah mulus. Setelah diangkat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada 1999, jabatan SBY sempat berganti menjadi Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan, hingga kemudian dibubarkan bersamaan dengan dicabutnya mandat Presiden Abdurrahman Wahid pada tahun 2001. Namun saat Presiden Megawati Soekarnoputri menggantikan Abdurrahman Wahid, SBY kembali dipercaya untuk memegang jabatan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan.

Di saat yang hampir bersamaan, 9 September 2002, SBY mendirikan partai politik yang diberinama Demokrat. Merasa tidak dipercaya lagi untuk memegang jabatannya di penghujung Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Megawati, SBY mengundurkan diri. Melalui partai yang dipimpinnya yang memperoleh 7,45 persen suara di Pemilihan Legislatif 2004, SBY bersama Jusuf Kalla memenanggi pertarungan di Pemilihan Presiden 2004.

Dalam kehidupan pribadinya, SBY menikahi Kristiani Herawati, putri ketiga Jenderal TNI Purn Sarwo Edhi, seorang tokoh militer yang berjasa dalam kisruh politik dan militer di tahun 1965. Dari wanita yang kerap dipanggil Ibu Ani ini, SBY memiliki dua putra, Agus Harimurti Yudhoyono yang lahir pada 1979) dan Edhie Baskoro Yudhoyono pada 1982. Dari kedua anaknya Agus mengikuti jejak SBY dengan berkarir di militer, dan terakhir berpangkat Kapten Infanteri.

Agus lulusan dari SMA Taruna Nusantara tahun 1997 dan Akademi Militer Indonesia tahun 2000. Serupa dengan SBY, Agus juga mendapatkan penghargaan Adhi Mekayasa. Agus menikahi Anissa Larasati Pohan, seorang aktris yang juga anak dari mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan. Sementara si bungsu, Edhie Baskoro memilih pendidikan formal, di Curtin University of Technology di Perth, Australia Barat, dan lulus dengan gelar ganda dalam Financial Commerce dan Electrical Commerce.

Dengan perolehan suara Partai Demokrat yang melonjak drastis dibanding pada Pemilihan Legislatif 2004, yakni 20,64 persen, membuat Demokrat dengan leluasa mencalonkan kembali SBY sebagai kandidat presiden periode 2009-20014. Rencananya pada hari ini Demokrat akan mendeklarasikan pencalonan SBY dalam Pemilihan Presiden 2009 di Bandung, termasuk cawapres yang masih dirahasiakannya. Namun santer dikabarkan, Gubernur Bank Indonesia Boediono, akan mendampingi SBY dalam Pemilihan Presiden yang akan digelar 8 Juli mendatang. (diolah dari berbagai sumber) (hri)


Kebakaran DPRD Jateng Diduga Akibat Arus Pendek

SEMARANG - Baru saja lima unit mobil pemadam kebakaran Kota Semarang berhasil memadamkan kobaran api di lantai 4 Gedung DPRD Jawa Tengah. Kebakaran terjadi hanya di satu titik tepatnya di depan Ruang Sidang Paripurna di mana biasanya digunakan untuk tanda tangan absen anggota Dewan.

"Api sudah bisa kami kuasai. Lokasi kebakaran diatas plafon lantai 4. Medianya mudah terbakar karena terbuat dari tripleks. Namun karpetnya tak terbakar karena sudah dibasahi," jelas Kabid Obsdal Dinas Kebakaran Kota Semarang, Sumarsono di lokasi kejadian, Jumat (15/5/2009).

Dirinya tak mau berkomentar tentang kemungkinan penyebab kebakaran. Hanya saja Sumarsono menyatakan bahwa sistem proteksi kebakaran di Gedung DPRD Jateng cukup baik sehingga api bisa cepat dipadamkan.

Sementara itu Kapolwiltabes Semarang Kombes Edward Syah Pernong mengatakan hingga kini lokasi kebakaran sudah diblokir. Labfor Polda Jateng dan Unit Identifikasi Polwiltabes Semarang masih melakukan penyidikan.

"Kami akan meminta keterangan dari Kepala Teknisi dan teknisi yang bertugas hari ini," jelas Edward Syah Pernong.

Dari sebuah sumber yang tak mau disebutkan namanya didapat info kemungkinan penyebab kebakaran karena terjadinya arus pendek.


Tuntut Keadilan, Massa Peduli David Demo Kedubes Singapura

JAKARTA - Perjuangan tanpa lelah untuk mengungkap kasus kematian David Hartanto Widjaja, mahasiswa Nanyang Technological University (NTU) Singapura asal Indonesia, terus dilakukan pihak keluarga.

Kali ini dukungan datang dari masyarakat peduli kematian David yang menggelar aksi simpatik di Kedubes Singapura, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Wiliam Hartanto Widjaja, aksi di Kedubes Singapura adalah untuk menunjukkan bahwa pubik di Indonesia menginginkan keadilan dan menuntut Pemerintah Singapura agar tidak main-main dalam pengusutan kasus kematian David.

"Jangan ada rekayasa dan menutup-nutupi kebenaran. Rakyat Indonesia terus memantau," ujarnya kepada okezone, Jumat (15/5/2009).

Wiliam mengungkapkan, dari awal hingga sekarang kendala dalam mengusut kematian adiknya lebih dikarenakan sikap Pemerintah Singapura yang tertutup dan berlaku tidak adil.

"Kalau dari pemerintah Indonesia sudah memberikan perhatian, bahkan Pak Jusuf Kalla memberikan dukungan penuh dengan meminta pihak kepolisian dan Kedubes RI berbuat maksimal," paparnya.

William mengatakan, persiapan sidang coroner yang akan dilaksanakan pada 20 Mei adalah mengumpulkan bukti-bukti dan saksi untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan David.

Pihak keluarga juga berharap sidang tersebut bisa berjalan objektif. Pasalnya, keluarga yakin David adalah korban pembunuhan.


Deklarasi Mega-Prabowo di Tengah Perumahan Rakyat

JAKARTA - Ada nuansa berbeda pada pendeklarasian pasangan Mega-Pro pekan depan. Sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung belum mau mendeskripsikan seperti apa rencana deklarasi Mega-Prabowo tersebut.

"Deklarasi Mega-Prabowo akan diumumkan pekan depan. Dengan tempat berbeda dari pasangan lain," ujar Sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Sabtu (16/5/2009).

Deklarasi akan dilaksanakan di perumahan rakyat atau di kelompok-kelompok tani sesuai dengan fokus ekonomi kerakyatan.

"Kita akan melakukan deklarasi di perumahan masyarakat, atau kelompok-kelompok tani sesuai dengan fokus ekonomi kerakyatan. Tempatnya belum tahu di mana, sekitar bekasi dan Jakarta Utara," tukas Pramono.

BY: www.OKEzone.com


0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

Violet Fans ©R.Design by M_uliah